Mengapa Tindakan Ini Diperlukan?
Kateterisasi pembuluh darah digunakan untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah, mendeteksi adanya penyempitan, sumbatan, atau kelainan aliran darah, serta sebagai sarana pemberian terapi tertentu seperti pemasangan stent, angioplasti, atau pemberian obat secara langsung ke pembuluh darah
Risiko Singkat
Kateterisasi umumnya aman, namun memiliki beberapa risiko, antara lain perdarahan atau memar di lokasi pemasukan kateter, nyeri, infeksi, reaksi alergi terhadap zat kontras, gangguan irama jantung, serta risiko jarang berupa kerusakan pembuluh darah atau komplikasi serius lainnya. Seluruh tindakan dilakukan dengan pemantauan ketat dan prosedur keselamatan untuk meminimalkan risiko.