Mengapa Tindakan Ini Diperlukan?
Dilakukan untuk Menegakkan diagnosis penyakit paru dan saluran pernapasan, Menilai tingkat keparahan dan perkembangan penyakit paru, sehingga penatalaksanaan dapat lebih tepat, Memberikan terapi langsung, Mengurangi gejala, seperti sesak napas, batuk kronis, atau nyeri dada, Mencegah komplikasi lebih lanjut, termasuk gagal napas atau penurunan fungsi paru yang berat.
Risiko Singkat
Secara umum, tindakan paru relatif aman bila dilakukan sesuai standar. Namun, beberapa risiko yang mungkin terjadi meliputi:
1. Nyeri atau rasa tidak nyaman, terutama pada tindakan invasif
2. Perdarahan ringan, misalnya setelah pengambilan sampel jaringan atau cairan paru
3. Infeksi meskipun jarang, apabila terjadi gangguan sterilitas
4. Gangguan pernapasan sementara, seperti batuk, sesak, atau penurunan saturasi oksigen
5. Kebocoran udara (pneumotoraks) pada tindakan tertentu, seperti biopsi atau torakosentesis.
6. Reaksi terhadap obat atau anestesi, seperti mual, pusing, atau reaksi alergi.